Skip to main content
Inara Rusli Menangis, Tak Menyangka Dipolisikan Virgoun

Inara Rusli Menangis, Tak Menyangka Dipolisikan Virgoun


Inara Rusli meneteskan air mata usai diperiksa polisi. Ia tak menyangka dengan keputusan Virgoun melaporkan dirinya ke Polda Metro Jaya, terkait dugaan akses ilegal.

Inara Rusli dan Virgoun telah bertemu satu sama lain untuk membahas masalah perdamaian. Namun hal tersebut tak kunjung terlaksana, hingga dirinya kembali dipanggil penyidik Polda Metro Jaya.

"Padahal kami sudah duduk bareng, aku tanya di orang-orang semuanya dia tetapi aku nggak nyangka, orang-orang yang aku kenal selama ini, aku harap menengahi telah menutupi bukankah itu bagian dari persekongkolan terhadap tindak kejahatan," kata Inara Rusli sambil meneteskan airmata saat ditemui di Polda Metro Jaya pada Selasa (23/1/2024).


Inara Rusli juga menyinggung hati nurani Virgoun, memutuskan mempolisikan dirinya, di tengah perjuangannya membesarkan ketiga anak-anaknya seorang diri.

"Gimana hati nurani kalian, apa sih mau kalian sampai segitunya kalian sampe gak mau memediasi suami istri sedang bertikai," ucap Inara menambahkan.

"Sampai masalahnya berlarut-larut segini lamanya, hubungan sama bapaknya gimana masih belum cukup juga masih mau memenjarakan ibunya," ungkapnya.

Oleh sebab itu, eks personil Bexxa ini meminta Virgoun seharusnya bersikap bijak dan menjadi contoh untuk anak-anaknya. Bukan malah melaporkannya kepihak berwajib, terkait perkara dugaan ilegal akses tersebut.

"Saya sih kenapa ya, nggak tau dia seperti ini seharusnya dia sebagai bapak bijak dan dia juga harusnya tau bahwa bagaimanapun aku ini ibu dari anak-anak, perbuatan mulia dan bisa diuji bukan melakukan suatu contoh tidak baik untuk anak-anak," pungkas Inara Rusli.

Sebelumnya, perkara dugaan ilegal akses ini merupakan laporan dari Virgoun, bermula ketika adanya dugaan akses ilegal data pribadi, setelah dirinya dilaporkan atas perselingkuhan.

Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/B/3830/VII/2023/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 4 Juli 2023/ dengan Virgoun sebagai pelapor dan Inara Rusli sebagai terlapor.

Virgoun melaporkan Inara yang saat itu masih menjadi istrinya karena diduga menyebarkan data pribadi dengan cara mengakses aplikasi pesan singkat tanpa izin. Data tersebut kemudian disebar di media sosial.